Sinopsis Film, Review Film, dan Subtitle Film Lengkap Berbahasa Indonesia.

Buy Now

18 May 2017

Subtitle Indonesia - Film Guardian of The Galaxy Vol.2 (2017)

Download Subtitle Indonesia Film Guardian of The Galaxy Vol.2 (2017)

Sinopsis Film Guardian of The Galaxy Vol.2 (2017)

Film Guardians of The Galaxy ini akan mengisahkan perjuangan mereka harus kembali bersatu untuk mengalahkan kekuatan jahat yang mengancam kehidupan di semua Galaxy. Dalam pertempuran itu, lama kelamaan mereka mulai mengetahui identitas masing-masing, tentang asal usul dan keluarga mereka. Terutama bagi Peter Quill yang menemukan bahwa ayah kandungnya yang ternyata tidak sebenarnya dari bumi.

Film ini masih di isi oleh Chris Pratt sebagai Star-Lord yaitu seorang setengah Alien yang merupakan pemimpin Guardians yang diculik dari Missouri dan dibesarkan oleh sekelompk pencuri asing dan penyelundup yang disebut Ravagers.

Zoe Saldana sebagai Gamora Anak yatim dari dunia yang asing yang mencari penebusan atas kejahatan masa lalunya. Dia dilatih oleh Thanos dan menjadi seorang pembunuh. Bradley Cooper sebagai Rocket adalah rekayasa genetika rakun dan bekerja sebagai pemburu hadiah dan tentara bayaran dan juga master senjata dan taktik pertempuran.

Vin Diesel sebagai Groot yang berbentuk Humanoid seperti pohon yang merupakan kaki tangan dari Rocket. Dave Bautista sebagai Drax Destroyer yaitu seorang pejuang yang berusaha untuk membalas dendam atas kematian keluarganya ditangan roman.

Download Subtitle Indonesia - Film Guardian of The Galaxy Vol.2 (2017)

16 May 2017

Sinopsis dan Review Film Guardian of The Galaxy Vol.2 (2017)


Film "Guardians of The Galaxy 2" merupakan film Hollywood kelanjutan dari film pertamanya yang sangat sukses dipasaran. Film ini akan disutradarai oleh James Gunn, dan penulis skenarionya Dan Abnett, James Gunn dan Andy Lanning.

Film Guardians of The Galaxy 2 ini akan dibintangi oleh Chris Pratt, Vin Diesel, Dave Bautista, Zoe Saldana, Bradley Cooper, Karen Gillan, Elizabeth Debicki, Kurt Russel dan digarap oleh rumah produksi Marvel Enterprises yang rencananya akan tayang pada 5 mei 2017 (USA).

Sinopsis Film Guardians of The Galaxy Vol. 2 (2017)

Film Film Guardians of The Galaxy ini akan menceritakan Chris Pratt sebagai Star-Lord yaitu seorang setengah Alien yang merupakan pemimpin Guardians yang diculik dari Missouri dan dibesarkan oleh sekelompk pencuri asing dan penyelundup yang disebut Ravagers.

Zoe Saldana sebagai Gamora Anak yatim dari dunia yang asing yang mencari penebusan atas kejahatan masa lalunya. Dia dilatih oleh Thanos dan menjadi seorang pembunuh. Bradley Cooper sebagai Rocket adalah rekayasa genetika rakun dan bekerja sebagai pemburu hadiah dan tentara bayaran dan juga master senjata dan taktik pertempuran.

Vin Diesel sebagai Groot yang berbentuk Humanoid seperti pohon yang merupakan kaki tangan dari Rocket. Dave Bautista sebagai Drax Destroyer yaitu seorang pejuang yang berusaha untuk membalas dendam atas kematian keluarganya ditangan roman.

Riview Film Guardians of The Galaxy Vol. 2 (2017)

Film Film Guardians of The Galaxy ini akan mengisahkan perjuangan mereka harus kembali bersatu untuk mengalahkan kekuatan jahat yang mengancam kehidupan di semua Galaxy. Dalam pertempuran itu, lama kelamaan mereka mulai mengetahui identitas masing-masing, tentang asal usul dan keluarga mereka. Terutama bagi Peter Quill yang menemukan bahwa ayah kandungnya yang ternyata tidak sebenarnya dari bumi.

Bagaimana kelanjutan cerita selengkapnya? Saksikan penayangannya langsung di bioskop kesyangan anda pada 5 mei 2017 (USA).

Detail and Cast Film Guardians of The Galaxy (2017)

Judul : Guardians of The Galaxy
Genre : Action, Sci-Fi
Sutradara : James Gunn
Penulis Skenario : Dan Abnett, James Gunn, Andy Lanning
Produksi : Marvel Enterprises, Marvel Studios
Distributor : Walt Disney Studios Japan, Walt Disney Studios Motion Pictures
Tanggal Rilis : 5 Mei 2017 (USA)
Negara : USA
Bahasa : Inggris

Pemain :
Chris Pratt
Vin Diesel
Daev Bautista
Zoe Saldana
Bradley Cooper
Karen Gillan
Elizabeth Debicki
Styvester Stallone
Kurt Russell
Tommy Flanagan
Glenn Close
Michael Rooker
Sean Gunn
Pom Klementieff
Chris Sullivan

Trailler Film Guardians of The Galaxy Vol.2 (2017)



9 May 2017

Review dan Sinopsis Film Danur: I Can See Ghosts 2017 - Indonesia

Review Film Danur: I Can See Ghosts

Film Danur: I Can See Ghosts - merupakan film horor Indonesia yang akan dirilis pada 30 Maret 2017 dan juga akan dirilis di Malaysia pada tanggal yang sama yaitu 30 Maret 2017 dan di Brunei Darussalam pada 11 Juni 2017 yang disutradarai oleh Awi Suryadi.

Film ini diangkat dari buku karya Risa Saraswati, Gerbang Dialog Danur yang ditulis berdasarkan pengalamannya sendiri sebagai seorang gadis indigo.

Film ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Sandrinna Michelle, Shareefa Daanish, Indra Brotolaras, dan Kinaryosih.

Sinopsis Film Danur: I Can See Ghosts

Film ini mengisahkan tentang Risa, seorang gadis kecil yang meminta teman baru di hari ulang tahunnya yang kedelapan, agar ia tak lagi kesepian. Sejak itulah Elly, ibunya, sering mendapati anaknya tertawa sendiri dan seolah sedang bermain dengan banyak teman.

Elly pun mencari jalan untuk memisahkan Risa dari sahabat barunya tersebut yang ternyata adalah hantu. Akhirnya sahabat Risa itu pergi dari rumah neneknya.

Sembilan tahun kemudian, Risa dan adiknya, Riri, kembali ke rumah tersebut untuk menjaga sang nenek. Kejadian-kejadian aneh kembali terjadi, dan puncaknya adalah saat Riri menghilang. Risa pun harus menyelamatkan adiknya dari hantu jahat yang berencana membawa Riri ke dunia lain.

Film Danur: I Can See Ghosts

  • Kode M-TIX : DANU 
  • Jenis Film : Horror 
  • Produser : Dian Sasmita Faisal 
  • Sutradara : Awi Suryadi 
  • Penulis : Lele Laila, Ferry Lesmana 
  • Produksi : MD Pictures
  • Durasi : 79 Menit

11 January 2017

Film Hangout Mendapat Pujian dari Sutradara Ternama yang Bikin Terharu Raditya Dika

Raditya dika dan hangout nya

Raditya Dika tidak dapat menutupi rasa antusiasnya ketika film Hangout mendapat pujian dari sutradara ternama Indonesia, Riri Riza. Tidak hanya itu, Riri bahkan turut merekomendasikan film yang rilis pada 22 Desember 2016 lalu ini.

Film Hangout Mendapat Pujian dari Sutradara Ternama Riri Riza

Hal tersebut nampak dari gambar yang diunggah pemeran film Koala Kumal ini di akun Instagram pribadinya. Dalam gambar terlihat komentar Riri di akun Twitternya.
Postingan Raditya Dika di Instagram.

"Film komersil Indonesia naik kelas. Ayo cepat nonton film HANGOUT. Komedi yang liar & bikin gemas," tulis Riri Riza.

Komentar Riri nyatanya sukses mengundang reaksi dari Raditya Dika. Bahkan, ia mengaku terharu ketika filmnya direkomendasikan oleh Riri Riza.

"Terharu direkomen sama mas Riri Riza," tulisnya di kolom keterangan Instagramnya.

Film besutan Raditya Dika ini berkisah tentang pengungkapan kasus pembunnuhan. Tidak hanya itu, Hangout juga mengusung genre thriller dalam balutan komedi.

Selain komentar dari Riri Riza, film Hangout sendiri dibintangi oleh sederet bintang ternama Indonesia. Sebut saja Raditya Dika, Prilly Latuconsina, Gading Marten, Dinda Kanya Dewi, Surya Saputra, Bayu Skak, Soleh Solihun, Mathias Muchus dan Titi Kamal.

(bintang)

12 December 2016

Sinopsis Film Arival Story of Your Life

Sinopsis Film Arival : Story of Your Life

Arrival adalah film drama misteri fiksi ilmiah Amerika Serikat tahun 2016 yang disutradarai oleh Denis Villeneuve dan diproduseri oleh Dan Levine, Shawn Levy, David Linde, Karen Lunder dan Aaron Ryder. Naskah film ini ditulis oleh Eric Heisserer berdasarkan cerita pendek Story of Your Life karya Ted Chiang. Film ini dibintangi oleh Amy Adams, Jeremy Renner dan Forest Whitaker.

 Film Arrival merupakan film kolaborasi kedua Amy Adams dan Jeremy Renner setelah film American Hustle. Film ini ditayangkan secara perdana di Festival Film Venice pada tanggal 1 September 2016 dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 11 November 2016.

Plot Cerita Film Arival

Ketika beberapa pesawat ruang angkasa misterius mendarat di seluruh dunia, tim elit bersatu untuk menyelidiki pesawat tersebut, termasuk ahli bahasa Dr. Louise Banks (Amy Adams), matematikawan Ian Donnelly (Jeremy Renner) dan Kolonel Angkatan Darat Amerika Serikat Weber (Forest Whitaker). Manusia ragu-ragu di ambang perang global ketika semua orang berkompetisi mencari sebuah jawaban. Untuk menemukan jawabannya, Banks, Donnelly dan Weber akan mengambil tindakan yang bisa mengancam kehidupan mereka, dan yang sangat mungkin, kemanusiaan.

Pemain Film Arival

Amy Adams sebagai Dr. Louise Banks, ahli bahasa
Jeremy Renner sebagai Ian Donnelly, matematikawan
Forest Whitaker sebagai Kolonel Weber, kolonel senior Angkatan Darat Amerika Serikat
Michael Stuhlbarg sebagai Agen CIA Halpern
Tzi Ma sebagai Jendral Shang
Mark O'Brien sebagai Kapten Marks

6 December 2016

Berikut Rekomendasi Film Hollywood yang Tayang di Desember 2016

Rekomendasi Film Hollywood yang Tayang di Desember 2016

Bila sejumlah film Indonesia jagoan ramai-ramai rilis pada bulan Desember ini, hal sebaliknya terjadi pada film asing yang masuk ke bioskop Tanah Air. Tak terlalu banyak film luar negeri yang betul-betul diantisipasi para penggemar film, yang akan muncul pada bulan ini.

Namun bukan berarti tak ada film Hollywood yang layak ditonton bulan ini. Sebaliknya, ada beberapa film yang sungguh sayang buat dilewatkan.

Film apa saja itu? Berikut kami merangkumnya untuk Anda:

Rogue One: A Star Wars Story

Kali ini yang disorot adalah Jyn Erso (Felicity Jones), seorang prajurit pemberontak diutus oleh Mon Mothma (Genevieve O'Reilly) untuk menempuh sebuah misi berbahaya yang bisa membunuh nyawanya. Ia ditugaskan untuk mencuri blueprint dari Death Star, senjata pemusnah massal milik Empire.

Yang menarik, Darth Vader disebut-sebut akan muncul dalam spin-off Star Wars ini.

Rogue One: A Star Wars Story yang digarap oleh sutradara film Godzilla, Gareth Edwards ini juga dibintangi oleh Mads Mikkelsen, James Earl Jones, dan Donnie Yen.

Sing

Apa jadinya bila binatang-binatang lucu mengikuti kontes menyanyi? Tak usah susah-susah membayangkan, film Sing akan menjawabnya untuk Anda.

Dalam sebuah dunia yang hanya dihuni oleh hewan, seorang koala bernama Buster Moon (Matthew McConaughey) bercita-cita untuk menghidupkan kembali teater yang dilanda kebangkrutan. Jalan keluar yang ia pilih, adalah mengadakan kompetisi menyanyi, yang lantas menarik berbagai macam binatang.

Ada Rosita (Reese Witherspoon), seekor babi yang melupakan impian masa mudanya demi menjadi istri yang baik. Muncul juga Ashley (Scarlett Johansson), seekor landak yang gemar nge-rock, sampai Johnny (Taron Egerton), gorila muda yang dipaksa untuk mengikuti jejak ayahnya di dunia kriminal.

Passengers

Bagaimana nasib manusia setelah tak lagi tinggal di bumi? Film Passengers mencoba menjawab pertanyaan yang kerap muncul dalam film fiksi ilmiah ini, namun dalam pendekatan yang sedikit berbeda.

Alkisah sebuah pesawat luar angkasa membawa ribuan penumpang keluar dari bumi untuk mendarat di planet baru. Perjalanan panjang yang memakan waktu 120 tahun ini mengharuskan mereka untuk berhibernasi.

Di tengah jalan, dua penumpang mendadak terbangun. Mereka adalah Aurora Dunn (Jennifer Lawrence) dan Jim Preston (Chris Pratt). Keduanya, tak hanya menemukan bahwa pesawat yang mereka tumpangi ternyata mengalami kerusakan, namun juga bahwa mereka saling jatuh cinta.

(Liputan6)

5 December 2016

Superhero Perfilman yang Pernah Dicap Pengkhianat


Buat kalian yang tinggal di Jakarta, mungkin tak asing dengan nama H. Usmar Ismail. Namanya diabadikan menjadi salah satu pusat perfilman yaitu PPHUI atau Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail yang terletak di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tapi, siapa sih sebenarnya beliau?

Pada akhir tahun ini, nggak basi kalau kita masih ngomongin seputar pahlawan atau superhero. Usmar Ismail, yang lahir di Bukittingi pada 20 Maret 1921 adalah seorang sutradara dan bisa dibilang sebagai seorang pahlawan bagi dunia perfilman nasional. Bagaimana bisa?

Usmar muda sudah tertarik dengan kegiatan berkesenian. Dilansir dari biografinya di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, beliau sudah menjadi wakil kepala bagian Drama di Pusat Kebudayaan di zaman penjajahan Jepang. Lalu bersama rekan-rekannya, seperti Cornel Simanjuntak, beliau mendirikan sebuah tater bernama Maya.

Namun, perang melanda Indonesia dan ibu kota pun dipindahkan ke Yogyakarta. Saat itu, Usmar menjadi seorang prajurit dengan pangkat Mayor. Namun beliau juga memimpin harian Patriot dan majalah Arena, sebagai gelanggang bagi seniman muda, sembari mengetuai Badan Musyawarah Kebudayaan Indonesia, Serikat Artis Sandiwara dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia).

Usai Belanda menyerah dan Indonesia merdeka pada tahun 1945, beliau mengundurkan diri dari keprajuritan dan memilih untuk mendirikan PERFINI (Perusahaan Film Negara Indonesia) pada tahun 1950. Sebelum mendirikan PERFINI, Usmar sudah menggarap dua film yaitu HARTA KARUN dan TJITRA, keduanya dirilis pada tahun 1949.

Setahun kemudian, PERFINI mulai memproduksi film pertamanya yang berjudul DARAH DAN DOA (LONG MARCH). Sebagai ketua PERFINI, Usmar sangat idealis dan memandang bahwa film haruslah merupakan hasil karya seni yang bebas dan harus bisa mencerminkan kepribadian nasional.

Sukses dengan film pertamanya, PERFINI terus memproduksi sederet film seperti ENAM DJAM DI YOGYA. Atas dua film tersebut, Usmar mendapatkan beasiswa dari Yayasan Rockefeller untuk belajar perfilman di UCLA (University of California Los Angeles) pada tahun 1953. Sepulang dari belajar, Usmar berduet dengan penulis naskah Asrul Sani menggarap LEWAT DJAM MALAM pada tahun 1954. Tak disangka, film yang dibintangi oleh aktor Bambang Hermanto itu mendapatkan apresiasi dan dianggap sangat berpengaruh di era '50-an.

Sayangnya, di masa tersebut, karyanya yang sangat kritis dan mengkritik politik dan kehidupan sosial, seperti TAMU AGUNG (1955), belum bisa ditangkap dan dinikmati oleh semua kalangan. Seperti yang bisa ditebak, perlahan PERFINI mulai dilanda kebangkrutan hingga pada akhirnya pada tahun 1957, gedung PERFINI disita oleh bank.

Mau tak mau, Usmar harus banting setir dan meninggalkan idealismenya di rumah dan menggarap 3 film yang ringan dan mampu memberikannya sukses secara komersial. Ada TIGA DARA (1956), DELAPAN PENDJURU ANGIN (1957) dan ASMARA DARA (1958). Atas pilihannya ini, Usmar pernah dicap sebagai pengkhianat oleh beberapa kalangan karena tak lagi berpegang teguh pada statementnya saat mendirikan PERFINI.

Namun, beliau membuktikan bahwa kritikan tajam itu tak berpengaruh kepadanya. Pada tahun 1960, beliau menggarap PEDJUANG yang diputar di Festival Film Moskwa ke-2. Beliau tidak sendiri dalam berjuang membesarkan industri perfilman nasional. Di sampingnya, ada Djamalludin Malik, seorang tokoh NU (Nahdlatul Ulama) dan juga produser film.

1 dekade sebelum kepergiannya, Usmar sempat menjadi ketua BMPN (Badan Musyawarah Perfilman Nasional) dan juga LESBUMI (Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia), serta duduk di DPR pada periode 1966-1969. Namun, Tuhan memanggilnya lebih cepat di usia 49 tahun karena serangan stroke yang menyerangnya pada 2 Januari tahun 1971.

Usmar Ismail meninggalkan kisah perjuangan yang mendalam bagi para pecinta film dan orang-orang yang bergerak di dalamnya. Beliau punya prinsip dan idealisme yang luar biasa hingga mampu membuat karya-karyanya, terutama LEWAT DJAM MALAM dan TIGA DARA, dinikmati hingga sekarang

Bahkan dua karyanya tersebut sudah mengalami restorasi dan DJAM MALAM diputar di ajang Tokyo International Film Festival Oktober 2016 lalu dalam section CROSSCUT ASIA #03 COLORFUL INDONESIA. Karya Usmar ini adalah salah satu film lawas yang sukses masuk di sana bersama deretan karya sineas muda Indonesia.

Salah satu sutradara perempuan yang sangat mengagumi Usmar Ismail adalah Nia Dinata. Di masa kecilnya, dirinya sering menonton film TIGA DARA bersama para tantenya dan kenangan akan keindahan film tersebut melekat hingga ia dewasa.

Oleh karena itu ia menggarap film INI KISAH TIGA DARA yang dibintangi oleh Shanty Paredes, Tara Basro dan Tatjana Akman. Film ini juga menjadi salah satu contender Tokyo International Film Festival 2016, lho.

"Film ini (INI KISAH TIGA DARA) istilahnya inspired by karena memang saya benar-benar terinspirasi. Sejak kecil saya suka nonton film aslinya. Sekarang boleh dong saya bikin menggunakan plot dan cerita saya sendiri. Versi saya ini dibikin dengan kondisi tahun 2016, di mana perempuan Indonesia banyak banget perubahannya," kata Nia.

"Ini era sudah milenial, saya terinspirasi dengan kesensitifan sutradara favorit saya yaitu Usmar Ismail. Karena dia bisa mengangkat cerita perempuan padahal dia laki-laki. Saya terinspirasi dari kesensitifan beliau saat bercerita tentang tiga kakak beradik lajang ini," lanjutnya.

Selain itu, sebuah ajang penghargaan bernama Usmar Ismail Awards juga pertama kali digelar tahun ini oleh Adisurya Abdi. "UIA akan menambah referensi ajang penghargaan insan perfilman Indonesia. Semakin banyak ajang penghargaan jadi semakin baik," ujar Adisurya saat jumpa pers di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/1). Atas kerja keras dan dedikasi singkat Usmar Ismail, nggak salah kalau beliau dianggap sebagai salah satu superhero perfilman Indonesia. Siapa superheromu?

(kpl/tch - KapanLagi)